Tampilkan postingan dengan label Poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poem. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

Blessing


“Forget about the days
when it’s been cloudy,
but don’t forget your
hours in the sun.

Forget about the times
you’ve been defeated,
but don’t forget the
victories you’ve won.

Forget about the mistakes
that you can’t change now,
but don’t forget the lessons.

Forget about the misfortunes
you’ve encountered,
but don’t forget the
times your luck has turned.

Forget about the days
when you’ve been lonely,
but don’t forget the friendly
smiles you’ve seen……

Forget about the plans
that didn’t seem
to work out right,
but don’t forget to
always have a dream.”



>>> Anonim<<<

Lessons of Live


I feared being alone until I learned to like myself.
I feared failure until I realized that I only fail when I don’t try.
I feared success until I realized that I had to try in order to be happy with myself.
I feared people’s opinions until I learned that people would have opinions about
me anyway.

I feared rejection until I learned to have faith in myself.
I feared pain until I learned that it’s necessary for growth.
I feared the truth until I saw the ugliness in lies.
I feared life until I experienced its beauty.

I feared death until I realized that it’s not an end, but a beginning.
I feared my destiny, until I realized that I had the power to change my life.
I feared hate until I saw that it was nothing more than ignorance.
I feared love until it touched my heart, making the darkness fade into endless
sunny days.

I feared ridicule until I learned how to laugh at myself.
I feared growing old until I realized that I gained wisdom every day.
I feared the future until I realized that life just kept getting better.
I feared the past until I realized that it could no longer hurt me.

I feared the dark until I saw the beauty of the starlight.
I feared the light until I learned that the truth would give me strength.
I feared change, until I saw that even the most beautiful butterfly had to
undergo a metamorphosis before it could fly.

~Bobbete Bryan

Selasa, 06 Desember 2011

Kau, aku , Dia, Dia dan mereka…


Ni aku tulis pas aku lagi lagi GALAU hehehe....maaf ya kalo bahasanya agak2 sulit untuk untuk dicerna....

Dahulu ketika aku belum mengerti rasa
Kau untukku… walo tidak slalu untukku…
Karna kau untuk mereka juga…
Biarlah…. Tetapi setiap hari Kau untukku…
Dari kubuka mata sampai kumemejamkan mata… Kau untukku…tetap untukku.. tidak yang lain,,
            Ketika Kau bertemu Dia… Kau tetap untukku…
            Walo tidak slalu untukku…. Karna kau untuknya… juga untuk mereka…
Kumulai terbiasa… atau terbiasakan oleh keadaan…
Kau untuk mereka… Ku untuk mereka…
Kau untuk dia… Ku… bukan untuknya…
Berat rasanya…..hanya coba tuk takmenghiraukan…
Ketika kau untuknya…. Adalah bagian lain darimu dan darinya…
Bagian itu adalah dia…. Ya, dia adalah bagian darimu dan darinya…
Bagian itu sungguh berharga… karna bukan hanya kau dan dia yang merasa memiliki…
Tapi aku juga…
Sekian lama…. Kau untukku… Kau untuknya… Kau untuknya… dan Kau untuk mereka…
Dan sampai kapanpun akan slalu untukmu….
sekarangKau untuknya… dan Aku untuknya juga…
kenapa tidak Kau untukku dan aku untukmu saja… sehari saja… tanpa dia, dia dan mereka….

Nb : Tapi itu tidak mungkin..sehari sja pasti terlalu lama untukmu… terlalu lama…. Yang memungkinkan adalah… beberapa jam saja… mungkin satu jam saja…
Tapi itu… tidaklah cukup untukku…
tidaklah cukup membuat gelasku penuh.. gelas yang slalu haus akan dirimu…sampai kapanpun.. aku merasa belum cukup…. Walo yang lain-lain sudah mengisinya…
tapi aku tetap haus akanmu… yahh…sampaikapanpun kau untukku… walo tak seutuhnya…
yang aku minta disaat tiba dimana hari kau harus melepasku… pegang aku erat2.. peluk aku dan menangislh untukku… karna mungkin aku akan begitu.. atau mungkin aku tidak akan rela kau melepaskannya… tidak akan rela…
saat tiba hari itu… aku pasti tak sanggup untuk menahan airmata…
yah air mata ini.. air mata ini yang slalu jadi saksi bisuku… untukmu… untukmu…
dari dahulu hingga sekarang air mata ini slalu untukmu… bahkan sekarang sampai detik ini…ku menulispun.. air mata ini selalu mengalir… mengalir lembut… perlahan…
dan akan slalu untukmu… slalu untukmu… untukmu….
Dan aku akan tetap untukmu…. Smpai saat ini aku slalu haus akanmu… tidak berubah… aku belum bias tanpamu…
August 28th  2011   7.20 PM

Selagi masih ada kesempatan…


Waktu terus berjalan menyeriangi detik demi detik…
Melewati untaian bunga canda dan barisan senyum yang selalu sejukkan setiap aliran darah…di setiap milikMu
milikMu yang selalu membuat seluruh raga bergetar….membuat jiwa penuh gejolak…
milikMu yang sangat sangat berharga hingga ku tak yakin bisakah menjaga semua milikMu…dengan baik…
milikMu yang selalu menorehkan jutaan rasa…jutaan kasih…jutaan jutaan yang lainnya…selagi masih ad kesempatan inginku tuk menjaga semuanya…walau tak tahu harus bagaimana menjaga semuanya….karna sungguh-sngguh maha Kuasa Engkau membuat semuanya serba indah…serba sempurna dimataku…
selagi masih ada kesempatan kan kucoba tuk memahami dan menjaga milikMu semampuku sebisaku…ku tak ingin ada luka sedikitpun ,,,

AnisFriday,29 April 2011 at 8.46 pm